PENGARUH PELATIHAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA KOMUNITAS SEKOLAH

  • Yusran Hasymi Hasymi Universitas Bengkulu
  • Esti Sorena Universitas Bengkulu
  • Sardaniah Sardaniah Universitas Bengkulu
Keywords: Pengurangan Risiko Bencana, Kesiapsiagaan Bencana, Komunitas Sekolah

Abstract

Penyebab utama banyaknya korban jiwa pada bencana alam adalah karena kurangnya kesiapan masyarakat dalam mengantisipasi bencana tersebut. Kesiapsiagaan merupakan tindakan yang dilakukan pada masa pra bencana yang bertujuan untuk mengurangi risiko (dampak) yang diakibatkan oleh adanya bencana. Kesiapan kelompok komunitas sekolah di Indonesia untuk menghadapi bencana masih dinilai kurang. Tidak semua kelompok komunitas sekolah telah siap dan siaga dalam menghadapi bencana. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pelatihan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) terhadap kesiapsiagaan bencana komunitas sekolah di SMP Islam Al Hasanah Kota Bengkulu. Jenis penelitian  quasi eksperimen dengan one group pre post test only. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra dan putri kelas 7 dan 8 dengan jumlah sampel 60 siswa, yaitu 30 siswa putra dan 30 siswa putri, diambil dengan teknik concecutive sampling. Pengumpulan kesiapsiagaan bencana menggunakan kuisioner. Analisa univariat menampilkan mean, median, SD, nilai minimum - maksimum, serta 95% CI of mean, pengaruh pelatihan terhadap kesiapsiagaan bencana komunitas sekolah menggunakan uji statistik paired dependent t-test  pada α 5% (one tail). Hasil yang diperoleh menunjukkan indikator sekolah aman belum memenuhi semua indikator sekolah aman bencana baik struktural maupun non struktural. Skor total parameter kesiapsiagaan bencana siswa sebelum pelatihan pengurangan risiko bencana adalah 63.32 dengan kategori hampir siap, setelah pelatihan adalah 75.52 dengan kategori siap. Ada perbedaan kesiapsiagaan bencana sebelum dan setelah dilakukan pelatihan pengurangan risiko bencana (PRB) pada siswa dengan asymp sig < α=0.05.

References

Dharma, K.K. (2012). Metode penelitian keperawatan panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Penerbit: Trans Info Media
Gemilang, J. (2013). Buku pintar manajemen stres dan emosi. Yogyakarta: Penerbit Mantra Books
Gunawan, A.W. (2010). Hypnotherapy the art of subconscious restructuring. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama
Hendriyanto, et.al. (2012). Pengaruh hypnotherapy terhadap tingkat stres mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran Angkatan 2011. Jurnal FIK UNPAD
IBH. (2012). Hypnotherapy workshop: A jurney to the sub conscious world. Jakarta: IBH Training
Kemenkes RI. (2013). Diabetes melitus penyebab kematian nomot 6 di dunia: Kemenkes tawarkan solusi CERDIK melalui posbindu. http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=2383. (diakses tanggal 20 Februari 2014)
Kemenkes RI. (2013). Tahun 2030 prevalensi diabetes melitus di Indonesia mencapai 21,3 juta orang. http://www.depkes.go.id/index.php?vw=2&id=414. (diakses tanggal 20 Februari 2014)
Klinik Miftahussyifa Kota Bengkulu. (2014). Laporan tahunan Klinik Miftahussyifa Kota Bengkulu 2013. Bengkulu: Sekretariat
Maarifuddin, et.al. (2013). Pengaruh hypnotherapy terhadap kadar glukosa darah pasien diabetes melitus di Puskesmas Kedungwuni II Kabupaten Pekalongan tahun 2013. Jurnal STIKES Muhammadiyah Pekajangan, Pekalongan
Misadarina and Yesi, Ai. (2012). Pengetahuan diabetes melitus dengan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Jurnal FK USU
Perkeni. (2011). Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2011
Rapigawe, I. (2013). Lebih dekat dengan hipnosis dan hipnotherapi. http://www.ibhcenter.org. (diakses tanggal 22 Februari 2014)
RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. (2014). Laporan tahunan Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus Bengkulu 2013. Bengkulu: Medical Record
Setiadi. (2007). Konsep & penulisan riset keperawatan. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu
Saleh, M. (2010). Penguasaan terapi komplementar jadi nilai tambah perawat. http://www.news.unpad.ac.id/?p=28917. (diakses tanggal 24 Februari 2014)
Sudoyo, et.al. (2010). Buku ajar ilmu penyakit dalam. Jakarta: Penerbit InternaPublishing
Sugiono. (2010). Metodelogi penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta
Surwit, et.al. (2013). Stress management improves long-term glycemic control in type 2 diabetes. Jurnal American Diabetes Association
Tarwoto and Wartonah. (2011). Kebutuhan dasar manusia dan proses keperawatan. Jakarta: Penerbit Salemba Medika
Tarwoto, et.al. (2012). Keperawatan medical bedah gangguan sistem endokrin. Jakarta: Penerbit Trans Info Media
Wang, E. (2010). Dahsyatnya neohypnomagics. Depok: Penerbit Penebar Plus+
Published
2021-10-18
Section
Articles