EFEKTIVITAS TRAINING EFIKASI DIRI TERHADAP KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN DAN NILAI INTRADIALYTIC WEIGHT GAIN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RS X MAKASSAR

Training Efikasi Diri

  • Adolfina Lukas Siamben Baru
  • Maria Astrid STIK Sint Carolus Jakarta
  • Sutanto Priyo Hastono STIK Sint Carolus Jakarta
Keywords: Gagal Ginjal Kronik, Kepatuhan Pembatasan Cairan, Nilai IDWG, Training Efikasi Diri

Abstract

Latar belakang : Peningkatan berat badan  intradialitik akibat ketidakpatuhan asupan cairan pasien yang menjalani hemodialisa berdampak pada terjadinya penumpukan cairan secara kronis dan berisiko terhadap gangguan pada kardiovaskuler dan hipertensi, serta meningkatkan mortalitas dan morbiditas pada pasien  gagal ginjal kronik. Tujuan: Penelitian ini menganalisis efektivitas Training Efikasi Diri terhadap kepatuhan pembatasan cairan dan nilai Intradialytic Weight Gain (IDWG) terhadap pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Metode : Penelitian dilakukan pada Juni-Juli 2020 di RS. Stella Maris Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy experiment pre-post-test dengan  control group terhadap 92 responden (69 di kelompok intervensi dan 23 di control). Intervensi Traning Efikasi Diri diberikan sesuai dengan Booklet selama 4 minggu, seminggu 3 kali dengan total 12 kali pertemuan. Kepatuhan dinilai dengan kuesioner  sebelum dan sesudah penelitian serta observasi berat badan setiap kali kunjungan untuk menghitung nilai Intradialytic Weight Gain. Hasil : Hasil uji T Dependen Parametrik Terdapat perbedaan antara kepatuhan pembatasan cairan (p<0.05) dan nilai Intradialytic Weight Gain (p<0.05) sebelum dan sesudah intervensi. Uji T independen Parametrik terdapat perbedaan  signifikan kepatuhan pembatasan cairan (p< 0.05) dan nila Intradialytic Weight Gain (p< 0.05) antara kelompok intervensi dengan kontrol. Hasil uji Ancova, Training efikasi diri berpengaruh terhadap kepatuhan pembatasan cairan sebanyak 17,7%, sementara 82,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Training efikasi diri sangat berpengaruh terhadap nila Intradialytic Weight Gain sebanyak 18,5%, sementara 81,5% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian.

Kesimpulan: Training efikasi diri sebagai salah satu jenis terapi komplementer untuk meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan dan nila Intradialytic Weight Gain penderita GGK dengan hemodialisa.  

 

Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik, Kepatuhan Pembatasan Cairan, Nilai IDWG Dan Training Efikasi Diri

References

Afandi, A. T. & E. H. K. (2017). Efektivitas Self Efficacy Terhadap Kualitas Hidup Klien dengan Diagnosa Penyakit Kronik. 23–30. http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/80263
Alligood, Martha, & R. (2017). Nursing Theorists and Their Work (Eighth Edi). Elsivier Mosby.
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah (8th ed.). Salemba Medika.
Brunner, & Suddarth. (2013). Keperawatan Medikal Bedah. EGC.
Friedman, M. M. (2018). Buku acar keperawatan keluarga: Riset, teori dan praktik. EGC.
Hastono, P. S. D. D. (2016). Analisa Data Pada Bidang Kesehatan. PT RajaGrafindo Prasada.
Hill, R. Hall, H., & J. P, G. (2017). Fundamentals of Nursing and Midwifery: A Person-Centred Approach to Care.
Huether, S. E., L., M., & Kathryn. (2019). Buku Ajar Patofisiologi (6th ed.). Elsevier.
Istanti, Y. P. (2011). Faktor-Faktor yang Berkontribusi terhadap Interdialytic Weight Gains pada Pasien Chronic Kidney Diseases yang Menjalani Hemodialisis Factors that Contribute to Interdialytic Weight Gains on Chronic Kidney Diseases Patients Undergoing Haemodialysis. Artikel Penelitian, 11, 118–130.
Lewis, Dirksen, Heitkemper, Bucher, & Camera. (2011). Medical-Surgical Nursing Asessment and Management Of Clinical Problems (8th ed.). Elsevier.
Mailani, F., & Andriani, R. F. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis. Jurnal Endurance, 2(3), 416. https://doi.org/10.22216/jen.v2i3.2379
Mohebi, S., Gharlipour, Z., Sharifirad, G., & Ramezani, T. (2018). Effect of Educational Intervention Based on Self-efficacy Theory on Adherence to Dietary and Fluids-intake Restriction in Hemodialysis Patients. 6(1), 31–38.
Morton, R. L., Snelling, P., Webster, A. C., Rose, J., Masterson, R., Johnson, D. W., & Howard, K. (2012). Factors influencing patient choice of dialysis versus conservative care to treat end-stage kidney disease. Cmaj, 184(5), 277–283. https://doi.org/10.1503/cmaj.111355
Mustikasari, I., & Noorratri, E. D. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Interdialytic Weight Gain Pasien Hemodialisa di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jurnal Kesehatan Gaster, 15(1), 78–86. https://doi.org/https://doi.org/10.30787/gaster.v15i1.139
Neumann, C. L., Wagner, F., Menne, J., Brockes, C., Schmidt-Weitmann, S., Rieken, E. M., Schettler, V., Hagenah, G. C., Matzath, S., Zimmerli, L., Haller, H., & Schulz, E. G. (2013). Body weight telemetry is useful to reduce interdialytic weight gain in patients with end-stage renal failure on hemodialysis. Telemedicine and E-Health, 19(6), 480–486. https://doi.org/10.1089/tmj.2012.0188
Nurudin, A., & Sulistyaningsih, D. R. (2018). Hubungan Antara Lama Menjalani Terapi Hemodialisis Ginjal Kronik. 1(1), 1–7.
Priska, N. P., & Herlina, S. (2013). Artikel Penelitian. 2014, 2–31. http://journals.stikim.ac.id/index.php/jiiki/article/view/226/223
Rahimi, F., Oskouie, F., Naser, O., Sanandji, M. E., & Gharib, A. (2017). The effect of self-care on patients undergoing Hemodialysis in the Sanandaj Hospitals affiliated to Kurdistan University of Medical Sciences in 2016. Bali Medical Journal, 6(3), 684. https://doi.org/10.15562/bmj.v6i3.707
Ratnawati, R. (2016). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Berobat Penderita Skizofrenia. VI(November), 416–423.
Riskesdas. (2018). Kementrian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan.
Setiati, S., Idrus, A., Sudoyo, W. A., K. Simadibrata, M., Setiyonadi, B., & Syam, F. A. (2017). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (VI). Internal Publishing.
Sharaf, A. Y. (2016). The impact of educational interventions on hemodialysis patients ’ adherence to fluid and sodium restrictions . IOSR Journal of Nursing and Health Science Ver. II, 5(3), 50–60. https://doi.org/10.9790/7388-0603025060
Sherwood, L. (2017). Fisiologi Manusia Dari Sel ke Sistem (8th ed.). EGC.
Smeltzer, S., & Bare, B. G. (2010). Buku AJar Keperawatan Medikal Bedah. EGC.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2013). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan Suddarth (8th ed.). EGC.
Sulistyaningsih, D. (2012). Efektivitas Training Efikasi Diri Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Dalam Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Intake Cairan. Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50(128), 11–25.
Syamsiah, N. (2011). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pasien CKD yang Menjalani Hemodialisa di RSPAU Dr Esnawan Antariksa Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Tayebi, A., Einollahi, B., Rahimi, A., & Sirati-nir, M. (2019). The Non-adherence with Treatment in Dialysis Patients in Iran , A Systematic Review. 13(6), 347–362.
Victor, O. N., & Wokoma, F. S. (2019). Prevalence and Pattern of Mineral Bone Disease in Patients with Chronic Kidney Disease in. International Journal of Advances in Nephrology Research, 2(1), 1–8.
Wijayanti, W., Isroin, L., Purwanti, L. E., & Kunci, K. (2017). Analisis Perilaku Pasien Hemodialisis dalam Pengontrolan Cairan Tubuh. Indonesian Journal for Health Sciences, 1(1), 10–16.
Williams, A. P. (2018). Study Guide for Dewit’s Fundamental Concepts and Skills for Nursing-E-Book (5th ed.). Elsevier Health Sciences.
Wulan, S. N., & Emaliyawati, E. (2018). Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Diet Rendah Garam (Natrium) pada Pasien GGK yang Menjalani Hemodialisa. Faletehan Health Journal, 5(3), 99–106. https://doi.org/10.33746/fhj.v5i3.15
Published
2021-01-21