TINGKAT KEPADATAN LALAT DI PASAR MOTOLING KECAMATAN MOTOLING KABUPATEN MINAHASA SELATAN

  • Marsel Poluakan Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Manado
  • Poltje D. Rumajar Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Manado
  • Ferdy G. Pakasi Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Manado
Keywords: Tingkat Kepadatan lalat, Pasar Motoling

Abstract

Lalat adalah serangga yang merupakan vektor penyakit pada manusia. Berdasarkan survei awal di Pasar Motoling bahwa banyak terdapat tumpukan-tumpukan sampah dan banyak terlihat lalat di tumpukan sampah tersebut. Sampah di Pasar Motoling tidak diangkut setiap hari sehingga dapat menjadi perkembang biaknya lalat. Penelitian ini bersifat deskriptif, dimana penulis ingin mengetahui dan memperoleh gambaran tentang tingkat kepadatan lalat rumah makan, tempat pengumpulan sampah sementara dan tempat penjualan ikan dan daging pembuangan. Tiga tempat ini terletak di pasar Motoling Kecamatan Motoling. Hasil pengukuran tingkat kepadatan lalat yang telah dilaksanakan maka populasi lalat di Rumah Makan rata-rata 5 ekor/blok grill, di TPS rata-rata 18 ekor/blok grill dan di Tempat Penjualan Ikan dan daging rata-rata 7 ekor / blok grill. Populasi lalat yang paling tinggi terdapat pada TPS karena banyak terdapat tumpukan sampah yang  berbau busuk merupakan tempat yang paling potensial untuk lalat mencari makanan dan berkembang biak. Keadaan suhu di Pasar Motoling rata-rata 29,1oC sampai 29,7oC dan kelembapan udara rata-rata 61,5%  sampai 63,2 %, keadaan ini sangat cocok untuk perkembang biakan lalat.

Published
2019-07-04