Literature Review : Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita Di Indonesia

  • Andika Agus Iryanto Prodi Megister Kesehatan Lingkungan Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Tri Joko Prodi Megister Kesehatan Lingkungan Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
  • Mursid Raharjo Prodi Megister Kesehatan Lingkungan Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Keywords: Diarrhea, Baby, Risk

Abstract

Diarrhea is the excretion of faeces with an increasing frequency (three times a day) with a change in the consistency of the stool to become soft or watery, with or without blood / mucus in the stool. in 2019, there were 4,485,513 cases of diarrhea in Indonesia with diarrhea services for children under five by 40%. The purpose of this study was to provide information about risk factors for the incidence of diarrhea in children under five based on review studies. This research method is a literature review using the Sinta database as a reference. Categorization is done, index 2-4, publications in the last 10 years, and has variables related to risk factors for the incidence of diarrhea in children under five. The results of this study were found that environmental factors such as clean water facilities, latrine facilities, household waste management, liquid waste management, maternal knowledge, and personal hygiene are risk factors that cause diarrhea in toddlers. The conclusion of this research is that there are factors of poor sanitation, maternal knowledge, and personal hygiene which are risk factors for the incidence of diarrhea in toddlers that must be corrected.

References

1. WHO. Monitoring Health for the SDGs, Sustainable Development Goals. Ganeva: World Health Organization; 2019.
2. WHO. Diarrhoeal Disease [Internet]. 2017. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
3. Kementrian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2017 [Internet]. Vol. 1227. 2018. 496 p. Available from: website: http://www.kemkes.go.id
4. Kementrian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2018 [Internet]. 2019. 207 p. Available from: http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Data-dan-Informasi_Profil-Kesehatan-Indonesia-2018.pdf
5. Kementrian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2019. Vol. 42, Kementrian Kesehatan Repoblik Indonesia. 2019. 97–119 p.
6. Asrimaity F. Hubungan Perilaku (pengetahuan, sikap, tindakan) Pembuangan Tinja Masyarakat dengan Kejadian Diare di Pemukiman Nelayan RW 4 Kelurahan Rimbo Kaluan Kecamatan Padang Barat Tahun 2013. 2013;
7. Korpe PS, Petri WA. Environmental enteropathy: Critical implications of a poorly understood condition. Trends Mol Med. 2012;18(6):328–36.
8. Chandra B. Pengantar Kesehatan Lingkungan. EGC, editor. Jakarta; 2012.
9. Kementrian Kesehatan RI. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan Situasi Diare di Indonesia. In: J Bul Jendela Data Inf Kesehatan. 2011. p. 1–44.
10. Presiden RI. Kebijakan Dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga [Internet]. Jakarta: Departemen Hukum dan Hak Azazi Manusia; 2017. 1–15 p. Available from: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/73225/perpres-no-97-tahun-2017
11. Sumantri A. Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup; 2010.
12. Kumala, M. A. Gangguan Gastrointestinal : Aplikasi Asuhan Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: Salemba Medika;
13. Sucharew H, Macaluso M. Methods for research evidence synthesis: The scoping review approach. J Hosp Med. 2019;14(7):416–8.
14. Wijaya Y. Faktor Risiko Kejadian Diare Balita Di Sekitar Tps Banaran Kampus Unnes. Unnes J Public Heal. 2012;1(2).
15. Mafazah L. Ketersediaan Sarana Sanitasi Dasar, Personal Hygiene Ibu dan Kejadian Diare. J Kesehat Masy. 2013;176–82.
16. Taosu SA, Azizah R. Hubungan Sanitasi Dasar Rumah dan Perilaku Ibu Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Benu Nusa Tenggara Timur. J Kesehat Lingkung. 2013;7(1):1–6.
17. Lindayani S, Azizah R. Hubungan sarana sanitasi dasar rumah dengan kejadian diare pada balita di Desa Ngunut Kabupaten Tulungagung. J Kesehat Lingkung [Internet]. 2013;7(1):32–7. Available from: http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/kesling490ad6e01ffull.pdf
18. Putranti DCM, Sulistyorini L. Hubungan antara Kepemilikan Jamban dengan Kejadian Diare di Desa Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban. J Kesehat Lingkung [Internet]. 2013;7(1):54–63. Available from: http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-keslingb03cb54364full.pdf
19. Kamila L, Suhartono, W. NE. Hubungan Praktek Personal Hygiene Ibu dan Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Kampung Dalam Kecamatan Pontianak Timur. J Kesehat Lingkung Indones. 2013;11(2):138–43.
20. Ferllando HT, Asfawi S. Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene Ibu dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mangkang. J Kesehat. 2014;7(2):353–60.
21. Irfan A, Delima D. Sarana Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Diare Pada Balita. J Sehat Mandiri. 2018;13(2):42–7.
22. Katiandagho D, Darwel D. Hubungan Penyediaan Air Bersih dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Mala Kecamatan Manganitu Tahun 2015. J Sehat Mandiri. 2019;14(2):64–78.
23. Cita RS. Hubungan Sarana Sanitasi Air Bersih Dan Perilaku Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Umur 10-59 Bulan Di Wilayah Puskesmas Keranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan Tahun 2013. SSRN Electron J. 2014;5(564):1–19.
24. Dini F, Machmud R, Rasyid R. Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2013. J Kesehat Andalas. 2015;4(2).
25. Santoro NE, Rambi E V., Katiandagho D. Analisis Faktor Risiko Penyakit Berbasis Lingkungan di Kota Manado. 2013;
26. Kementrian Kesehatan RI. Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Kepmenkes RI No 852 [Internet]. 2008;1–11. Available from: http://www.un.org/millenniumgoals/
27. Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi (Revisi). Jakarta: Rineka CIpta; 2018. 24 p.
28. Soemirat. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2004.
29. Kirana N. Hubungan antara faktor presdisposisi pada ibu terhadap kejadian diare pada balita. J Promkes. 2016;6(1):70–9.
30. Arsurya Y, Rini EA, Abdiana A. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penanganan Diare dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang. J Kesehat Andalas. 2017;6(2):452.
Published
2021-04-30
Section
Articles