PENGARUH KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM PELAYANAN KESEHATAN GIGI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN DI POLI GIGI PUSKESMAS KOMBOS

  • Mustapa Bidjuni Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Manado. JL. R.W. Mongisidi Malalayang II Manado
  • Edny Iroth Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Manado. JL. R.W. Mongisidi Malalayang II Manado
Keywords: Komunikasi Terapeutik, Tingkat Kecemasan

Abstract

Komunikasi terapeutik adalah kemampuan atau keterampilan perawat untuk membantu pasien beradaptasi terhadap stress, mengatasi gangguan psikologis dan belajar bagaimana berhubungan dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Komunikasi Terapeutik Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien di Poli Gigi Puskesmas Kombos. Metode: Jenis penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan “cross sectional study”. Sampel dalam penelitian ini  diambil secara accidental sampling berjumlah 42 orang dengan menggunakan rumus Yamane. Alat: Alat ukurnya menggunakan kuesioner terstruktur. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan menggunakan Uji statistik Chi-Square  untuk melihat pengaruh komunikasi terapeutik pelayanan kesehatan gigi dan mulut terhadap tingkat kecemasan pasien. Hasil: Hasil analisis dengan uji Chi-Square  diperoleh  nilai p=0,678 (p > α 0,05) yang berarti menolak Hı. Kesimpulan: kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh komunikasi terapeutik dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut terhadap tingkat kecemasan pasien di poli gigi Puskesmas Kombos.

Published
2018-11-07