UJI TOKSISITAS SUBKRONIS EKSTRAK ETANOL DAUN JOHAR (CASSIA SIAMEA LAMK) PADA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS L)

  • Juliet Tangka Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado
  • Elisabeth N. Barung Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado
  • Adeanne C. Wullur Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado
Keywords: Toksisitas, Daun Johar, Tikus Putih

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek toksisitas subkronis ekstrak etanol daun Johar (Cassia siamea Lamk.) yang memiliki potensi sebagai imunostimulator pada tikus wistar (Rattus norvegicus L). Jenis penelitian ini adalah eksperimen murni dengan desain The Separate Sampel Pretest Posttest Control Group Design. Subjek penelitian tikus putih (Rattus norvegicus L) galur wistar jenis kelamin jantan. Pengujian dilakukan pada masing-masing kelompok hewan uji tikus yaitu Kelompok I diberikan perlakuan dengan pemberian ekstrak etanol daun Johar dosis 20% (475,6 mg/200 g BB), kelompok II diberikan ekstrak etanol daun Johar dosis 40% (951,3 mg/200 g BB) dan kelompok III sebagai kelompok kontrol diberikan tragakan 1%). Pemberian sediaan secara oral setiap hari selama 90 hari dengan volume pemberian peroral sebanyak 15 ml/kg BB.masing-masing sebanyak 3 mL secara oral 1 kali sehari. Perilaku dan aktivitas motorik diamati sebelum dan sesudah pemberian pertama, sesudah pemberian 90 hari (pada hari ke 91). Pemeriksaan parameter urin pada akhir pengujian yaitu hari ke 91. Pengamatan fungsi hati dan fungsi ginjal dilakukan terhadap hewan uji menggunakan plasma darah dan urin yang telah ditampung sebelum dikorbankan pada hari ke 91. Data dianalisis secara deskriptif dan secara statistik menggunakan Anava One Way dengan memakai taraf signifikansi ? < 0,05 dan kemudian dilanjutkan dengan post hoc test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ekstrak etanol daun Johar (Cassia Siamea Lamk) pada dosis bertingkat 20% (475,6 mg/200 g BB) dan 40% (951,3 mg/200 g BB) pada tikus Wistar tidak menyebabkan toksisitas berarti, terlihat dengan tidak adanya perbedaan bermakna kelompok hewan yang diberi sediaan uji dibanding kelompok kontrol pada perilaku dan perkembangan bobot badan. Pada organ hati tidak ditemukan toksisitas berarti terlihat pada pemeriksaan kadar biokimia darah yang meliputi SGOT, SGPT dan bilirubin.

References

Ariens, E.J., at al. 1986. Toksikologi Umum Pengantar, Terjemahan Wattimena J.R., Gajah Mada Univ. Press, Yogyakarta
Baratawidjaja, K.G. 2003. Imunologi Dasar. Edisi 6. Balai penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta 
Kusmardi., Kumala, S., Wulandari, D. 2006. Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Johar (Cassia siamea Lamk.) Terhadap Peningkatan Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis Sel Makrofag. Makara Kesehatan, vol.10.No.2. hal 89-93
Heyne K. 1987.Tumbuhan Berguna Indonesia, Jilid II. Jakarta, Yayasan Sarana Wana Jaya. 
Syamsuhidayat SS, dan Hutapea JR. 1991. Inventaris Tanaman Obat Indonesia, Jakarta; Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 
Soedibyo M. 1988. Alam sumber Kesehatan, Cetakan I. Jakarta, Balai Pustaka. 
Ganong, W.F. 1999. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 17. Penerbit buku kedokteran EGC
Hendriani, R. 2007. Uji Toksisitas Subkronis Kombinasi Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda citrifolia Linn.) Dan Rimpang Jahe Gajah (Zingiber officinale Rosc.) Pada Tikus Wistar.Laporan Karya Ilmiah Yang Tidak Dipublikasikan. Fakultas Farmasi Unpad Jatinangor
Anonim, 1991. Prosedur Operasional baku Uji Toksisitas, Persyaratan Pemeriksaan Obat dan Makanan. Ditjen POM DepKes RI, - WHO Colaborating Centre for Quality Assurance of Essential Drugs, Jakarta
Anonim, 2000, Pedoman Pelaksanaan Uji Klinik Obat Tradisional. DepKes RI. Ditjen POM Direktorat Pengawasan Obat Tradisional, Jakarta
Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan.2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Jakarta, Departemen Kesehatan Republik Indonesia..
Departemen Kesehatan Republik Indonesia.1995. Farmakope Indonesia, Edisi IV. Jakarta, Ditjen POM, hal. 7.
Katrin., Soemardji, A.A., Soeganda, A.G., Soediro, I. 2005. Toksisitas Akut Isolat Fraksi n-heksana dan etanol daun Denrophthoe pentandra (L.) Miq. Yang Mempunyai Aktivitas Imunostimulan. Majalah Farmasi Indonesia, 16(4), hal 227-231
Soewoto, H., dkk.2001. Biokimia; Eksperimen Laboratorium. Bagian Biokimia FKUI, Jakarta. Penerbit Widya Medika.

Published
2018-03-23