GAMBARAN ASUPAN FAST FOOD, AKTIVITAS FISIK, DAN SCREEN TIME DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA DI SMP HANG TUAH 2 JAKARTA SELATAN

  • Titus Priyo Harjatmo Politeknik Kesehatan Jakarta II
  • Nafida Febriyanti Poltekkes Kemenkes Jakarta II
  • Trina AStuti Poltekkes Kemenkes Jakarta II
  • Moch Rachmat Poltekkes Kemenkes Jakarta II
Keywords: Nutritional Status, Fast Food Intake, Physical Activity, Screen Time

Abstract

Nutritional status is a meansure of success in fulfilling nutrition for children as indicated by weight and height, the nutritional problems that most often occur inadolescents are lack of nutritional intake and excess nutritional intake that can lead to obesity. The purpose of this study was to determine the description of fast food intake, phsycal activity and screen time on nutritional status of students at Hang Tuah 2 Junior High School, South Jakarta.

This research was conducted at Hang Tuah 2 Junior High School, South Jakarta for 2 weeks in a row. This research is descriptive with a cross sectional approach. Sampling was done by using a simple random sampling method and the number of samples was 70 people. The results of this study showed that stundents with obese nutritional status (22.8%) and overweigth nutritional (57.2%) were found to be more than students with normal nutritional status (20%). Based on the intake of fast food, students have more frequent consumption of fast food, which is 74.3% of students. Based on phsycal activity, most of the students did physical activity which was classified into the light activity category (85.7%). Based on the duration of screen time, students who have overweight and obese nutritional status are more likely to have screen time duration always compared to students who have normal nutritional status.

References

Andiny Sawerlo, M. and S. Malonda, N. (2012) ‘Analisis Aktivitas Ringan sebagai Faktor Risiko Terjadinya Obesitas pada Remaja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Manado’, Jurnal Kesmas, 1(2), pp. 38–44.
Asif, A. R. and Rahmadi, F. A. (2017) ‘Hubungan Tingkat Kecanduan Gadget dengan Gangguan Emosi dan Perilaku Remaja Usia 11-12 Tahun [Relationship between Gadgets Addiction Levels and Teenage Emotions and Behavior Ages 11-12 Years Old]’, Jurnal Kedokteran Diponegoro, 6(2), pp. 148–157.
Asnaini, A, S. 2017. (2017) ‘Perilaku Konsumsi Fast Food pada Anak dengan Kelebihan Berat Badan Kota Makassar’, BMC Public Health, 5(1), pp. 1–8.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI (2018) ‘Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar’, Kementrian Kesehatan RI, pp. 1–582.
Beck, M. (2000) ‘Beck, M. (2000). Ilmu Gizi dan Diet’, Yogyakarta: Yayasan Essentia Medica.
Bonita, I. A. and Fitranti, D. Y. (2017) ‘Konsumsi fast food dan aktivitas fisik sebagai faktor risiko kejadian overweight pada remaja stunting SMP’, Journal of Nutrition College, 6(1), p. 52. doi: 10.14710/jnc.v6i1.16893.
Damapolii, W., Mayulu, N. and Masi, G. (2013) ‘Hubungan Konsumsi Fastfood Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Sd Di Kota Manado’, Jurnal Keperawatan UNSRAT, 1(1), p. 111774.
Fajrin, O. R. (2015) ‘Hubungan Tingkat Penggunaan Mobile Gadget Dan Eksistensi Permainan Tradisional Pada Anak Sekolah Dasar’, Jurnal Idea Societa, 2(6), p. 4.
Gerais, D. D. E. D. (2008) ‘1o 2o 2o 1o’, pp. 1–3.
Hamalding, H., Risna, R. and Susanti, S. R. (2019) ‘Hubungan Gaya Hidup Terhadap Overweight Dan Obesitas Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 11 Makassar’, Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat, 1(1), pp. 1–6. doi: 10.36090/jkkm.v1i1.240.
Hamil, G. (2004) Fast food [2], New Scientist.
INDAH ARMADANI, D. (2017) ‘Hubungan Antara Konsumsi Fast Food,Aktivitas Fisik, Dan Status Gizi (Secara Genetik) Dengan Gizi Lebih (Studi Pada Siswa Kelas Vii, Viii, Dan Ix Di Mts. Budi Dharma, Wonokromo, Surabaya)’, Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 5(3), pp. 766–773.
Indriawati, R. and Soraya, F. (2009) ‘Hubungan Konsumsi Makanan Cepat Saji dan Tingkat Aktivitas Fisik terhadap Obesitas pada Kelompok Usia 11-13 Tahun The Correlation Between Fast Food Consumption and Level of Physical’, Mutiara Medika, 9(2), pp. 123–128.
Irawan, J. 2013. (2019) ‘Pengaruh Kegunaan Gadget terhadap Kemampuan Bersosialisasi Pada Remaja.pdf’, Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), pp. 1689–1699.
Kristianti, N., Sarbini, D., M. (2009) ‘Hubungan Pengetahuan Gizi Dan Frekuensi Konsumsi Fast Food Dengan Status Gizi Siswa SMA Negeri 4 Surakarta’, Jurnal Kesehatan, 2(1), pp. 39–48.
Kumala, A. M., Rahadiyanti, A. and Margawati, A. (2019) ‘Hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik, aktifi5tas fisik dan pola makan dengan status gizi pada remaja usia 13-15 tahun’, Journal of Nutrition College, 8.
Manumpil, B., Ismanto, A. and Onibala, F. (2015) ‘Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Tingkat Prestasi Siswa Di Sma Negeri 9 Manado’, Jurnal Keperawatan UNSRAT, 3(2), p. 112721.
Merry Adriani & Wirjatmadi. (2012) ‘Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan’, Jakarta Prenada Media.
Mijil Dewi Anggraeni (2019) ‘FAKTOR RISIKO OBESITAS PADA REMAJA DI SMP AT THOHIRIYYAH SEMARANG’. Prodi DIV Gizi Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG.
Mochamad Rachmat, S.K.M., M. K. (2012) ‘Buku Ajar Biostatika’, Jakarta EGC.
Praditasari, J. A. and Sumarmik, S. (2018) ‘Asupan Lemak, Aktivitas Fisik Dan Kegemukan Pada Remaja Putri Di Smp Bina Insani Surabaya’, Media Gizi Indonesia, 13(2), p. 117. doi: 10.20473/mgi.v13i2.117-122.
Rachmat, I. 2018. (2016) ‘Hubungan aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada wanita di kota malang’, Universitas Negeri Malang, 7, pp. 26–32.
Rafiony, A., Purba, M. B. and Pramantara, I. D. P. (2015) ‘Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas pada remaja’, Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4), p. 170. doi: 10.22146/ijcn.23311.
Sarah, F. and Pujonarti, S. A. (2013) ‘Overweight pada Siswa SD Marsudirini Matraman , Jakarta Timur Tahun 2013’.
Sari, A. M., Ernalia, Y. and Bebasari, E. (2017) ‘Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Siswa SMPN di Pekanbaru’, Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau, 4(1), pp. 1–8.
Soetardjo, S. (2011) ‘Gizi Usia Dewasa : Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan’, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Supariasa, I. D., Bakri, B., & Fajar, I. (2016). (2016) ‘Penilaian Status Gizi’, Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Tanjung, F. S., Huriyati, E. and Ismail, D. (2017) ‘Intensitas penggunaan gadget dan obesitas anak prasekolah’, Medicine and Public Health, 33(12), pp. 799–804.
Temple, J. L. et al. (2007) ‘Television watching increases motivated responding for food and energy intake in children’, American Journal of Clinical Nutrition, 85(2), pp. 355–361. doi: 10.1093/ajcn/85.2.355.
Welis, W. 2013 (2554) ‘Gizi Untuk Aktivitas Fisik Dan Kebugaran’.
Widiawati, I., Sugiman, H. and Edy (2014) ‘Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Daya Kembang Anak’, Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu.
Wulandari,S, dkk. 2016. (1908) ‘Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja SMA Negeri 4 Kendari.pdf’, Journal of the Chemical Society, Transactions, 93, pp. 741–745. doi: 10.1039/CT9089300741.
Published
2022-08-05
How to Cite
Harjatmo, T., Febriyanti, N., AStuti, T., & Rachmat, M. (2022). GAMBARAN ASUPAN FAST FOOD, AKTIVITAS FISIK, DAN SCREEN TIME DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA DI SMP HANG TUAH 2 JAKARTA SELATAN. Jurnal GIZIDO, 14(1 Mei), 15-24. https://doi.org/https://doi.org/10.47718/gizi.v14i1%20Mei.1620