HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NUTRISI DENGAN KEJADIAN OBESITAS ANAK REMAJA DI SMA FRATER DON BOSCO MANADO

Rivolta G.M. Walalangi 1, Nonce Nova Legi 2, Regita Mongkau3

  • Rivolta G.M Walalangi Poltekkes Kemenkes Manado
  • Nonce Nova Legi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado
  • Olga L Paruntu Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado
  • Grace KL Langi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado
  • Pembriah S Kereh Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado
  • Meildy E Pascoal Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado
  • Regita Mongkau Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Manado
Keywords: Kata kunci : Asupan Nutrisi, Kejadian Obesitas, Anak Remaja

Abstract

ABSTRACT

               Obesity has become a global epidemic and is a health problem that must be addressed immediately. The current lifestyle of teenagers who often skip breakfast and prefer to consume fast food. The prevalence of obesity in children and adolescents has increased dramatically over the past two decades, especially in big cities. High energy and fat intake might contribute to obesity. This study aims to determine the relationship of nutritional intake with the incidence of obesity in adolescents at Brother Don Bosco Manado High School.

               This type of research is a correlational study with a cross sectional study approach. This study analyzes the relationship between nutrient intake and the incidence of obesity in adolescents at Brother Don Bosco Manado High School. This research was carried out in July 2019 at Brother Don Bosco High School in Manado. The research variable is the independent variable which is nutrition intake and the dependent variable is the incidence of obesity. The statistical test used was non-parametric, that is the Chi Square test.

The results showed that the probability value of energy nutrition intake for the incidence of obesity is p = 0,000 <0.05, carbohydrate intake for the incidence of obesity p = 0,000 <0.05, protein intake for obesity incidence p = 0.001 <0.05 and fat intake for incidence of obesity p = 0,000 <0.05. The conclusion obtained is that there is a significant relationship between nutrient intake (energy, carbohydrate, protein and fat) with the incidence of obesity in adolescents in Brother Bos Bosco High School Manado,

 

Keywords: Nutrition Intake, Obesity Events, Adolescent Children.

 

 

 

 

ABSTRAK

            Obesitas telah menjadi suatu epidemik global dan merupakan masalah kesehatan yang harus segera ditangani. Gaya hidup remaja saat ini yang sering melewatkan sarapan dan lebih suka mengkonsumsi fast food. Prevalensi obesitas pada anak-anak dan remaja telah meningkat sangat drastis selama dua decade terakhir, terutama di kota-kota besar. Asupan energi dan lemak yang tinggi mungkin berkontribusi pada obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan nutrisi dengan kejadian obesitas anak remaja di SMA Frater Don Bosco Manado.

            Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menganalisa tentang hubungan antara asupan nutrisi dengan kejadian obesitas anak remaja di SMA Frater Don Bosco Manado. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 di SMA Frater Don Bosco Manado. Variabel penelitian adalah variabel bebas yaitu asupan nutrisi dan variabel terikat kejadian obesitas. Uji statistik yang digunakan adalah non parametrik yakni uji Chi Square.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai probabilitas asupan nutrisi energi  terhadap kejadian obesitas yaitu p = 0,000 < 0,05, asupan karbohidrat terhadap kejadian obesitas p = 0,000 < 0,05, asupan protein terhadap kejadian obesitas p = 0,001 < 0,05 dan asupan lemak terhadap kejadian obesitas p = 0,000 < 0,05. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat hubungan yang signifikan antara asupan nutrisi (energi, karbohidrat, protein dan lemak) dengan kejadian obesitas pada anak remaja di SMA Frater Don Bosco Manado,

 

Kata kunci : Asupan Nutrisi, Kejadian Obesitas, Anak Remaja.

 

 

 

References

Almatsier, 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Buanasita, A; Andriyanto; Sulistyowati. 2014. Perbedaan Tingkat Konsumsi Energi, Lemak dan Cairan dan Status Hidrasi Mahasiswa Obesitas dan Non Obesitas. Indonesian Journal of Human Nutrition. Vol 2, No. 1, Juni 2014.

Hadi, H. 2004. Gizi Lebih sebagai Tantangan Baru dan Implikasinya Terhadap Kebijakan Pembangunan Kesehatan Nasional.

IDAI, 2013. Nutrisi pada Remaja. Indonesian Pediatric Society.

Kandinasti, S; Farapti. 2018. Obesitas, Pentingkah Memperhatikan Konsumsi Makanan di Akhir Pekan? Literature Review. Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Aerlangga Surabaya.

Khomsan, A. 2019. Anak Perempuan Lebih Mudah Mengalami Obesitas. https://www.tribunnews.com. Artikel Edisi 16 Januari 2019.

Kurdanti, W, dkk. 2015. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas pada Remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Volume 11, Nomor 4 April 2015.

Kussoy. 2013. Prevalensi Obesitas Pada Remaja di Kabupaten Minahasa.

Medawati, A. 2005. Hubungan Antara Asupan Energi, Asupan Lemak, dan Obesitas Pada Remaja Siswa-siswi SLTP di Kota Yogyakarta dan di Kabupaten Bantul.

Mokoginta, F. 2016. Gambaran Pola Asupan Makan Pada Remaja di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Mokolensang, O. 2016. Hubungan Pola Makan dan Obesitas Pada Remaja di Kota Bitung.

Prihaningtyas, R.A. dkk, 2018. Anak Obesitas Dampak pada Kesehatan dan Perkembangan.

Sugiyanto, 2017. Hubungan Kebiasaan Konsumsi Lemak dan Aktivitas Fisik Terhadap Status Gizi pada Pegawai di Kantor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta. Naskah Publikasi Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Supariasa, dkk. 2016. Penilaian Status Gizi. EGC. Jakarta.
Suryandari, Beti Dwi, Nurmasari. 2015. Hubungan Asupan Protein dengan Obesitas pada Remaja. PDF Undergraruated Thesis. http://eprints.undip.ac.id.

Syarifatun Nur Aini, 2013. Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja di Perkotaan.

Widyastuti, N; Dieny, F; Fitranti, D. 2016. Asupan Lemak Jenuh dan Serat Pada Remaja Kaitannya dengan Sindrom Metabolik. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Vo. 12 No. 4, April 2016.

Yamin, B; Mayulu, N; Rottie, J. 2013. Hubungan Asupan Energi dengan Kejadian Obesitas pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Manado. Jurnal Keperawatan Vol. 1, Agustus 2013. Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran Unsrat Manado.
Published
2022-08-05
How to Cite
Walalangi, R., Legi, N., Paruntu, O., Langi, G., Kereh, P., Pascoal, M., & Mongkau, R. (2022). HUBUNGAN ANTARA ASUPAN NUTRISI DENGAN KEJADIAN OBESITAS ANAK REMAJA DI SMA FRATER DON BOSCO MANADO. Jurnal GIZIDO, 14(1 Mei), 25-31. https://doi.org/https://doi.org/10.47718/gizi.v14i1%20Mei.1613