Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Terhadap Pengetahuan, Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah, dan Kadar Hb pada Remaja Putri

  • Ni Luh Arniti Puskesmas Labuan Bajo, NTT
  • Septriana Septriana Universitas Respati Yogyakarta
  • Fera Nofiartika Universitas Respati Yogyakarta
Keywords: Adolescent, Anemia, Knowledge, Complience, Hb Level

Abstract

ABSTRACT

 

Background: Prevalence of anemia in woman aged > 15 years old is 22,7 %. Anemia in adolescent girls is one of the health problems in Indonesia, which must be solved immediately. It will be a risk on their pregnancy and birthing. Knowledge of woman about anemia is quite low.

The government efforts to reduce the prevalence of anemia through prevention and treatment programs for anemia in adolescents and woman reproductive age, by iron supplementation through school institutions. 

Objective: To know the effect of anemia prevention and control programs on increased knowledge, complience to iron splement consumption and Hb levels.

Methods: This study was quasi-experimental study with one group pretest post-test design. The research was conducted since  July until  October 2019. The sample in this study were 52 female students of MAN Labuan Bajo NTT who met the inclusion criteria.  

Knowledge was taken by means of a test using a questionnaire, compliance was taken from the iron supplement consumption and Hb levels were taken with Easy Touch GCHb.. Statistical analysis used the Dependent t-test.

Result: The results showed an increase in the value of knowledge after intervention 9.49 and an increase in Hb levels by 0.75 gr / dl. There was no difference in the number of tablets taken after the intervention.

Conclusion: Prevention and treatment of anemia programe increases knowledge and Hb levels. Complience of iron suplement consumption is high because of supervision from teacher.

 

References

1. Kemenkes RI. (2016). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat
2. Permatasari, T., Briawan, D., Madanijah, S. (2017). Efektivitas Program Suplementasi Zat Besi pada Remaja Putri di Kota Bogor. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor. Jurnal MKMI, Vol 14 No. 1.
3. Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
4. Nuradhiani, A., Briawan, D., Dwiriani, C.M. (2018). Dukungan Guru Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Kota Bogor. Jurnal MKMI Vol 14 No.1,Maret 2018.
5. Sulastijah, S., Sumarni., Helmyati, S. (2014). Pengaruh Pendidikan Gizi dalam Upaya Meningkatkan Kepatuh Konsumsi Zat Besi melalui Kelas Ibu Hamil. Sukoharjo, Jurnal Gizi Klinik Indonesia, Vol 12 No 02-Oktober 2015 (79-87).
6. Susanti, Y., Briawan, D., Martianto, D. (2015). Suplementasi Besi Mingguan Meningkatkan Hemoglobin Sama Efektif Dengan Kombinasi Mingguan dan Harian pada Remaja Putri. Jurnal Gizi Pangan, Maret 2016, 11(1):27-34.
7. Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
8. Trisnowati, H. (2018). Perencanaan Program Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Penerbit ANDI
9. Sefaya, K.T., Nugraheni, S.A., Rahayu, D., (2017). Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Pengetahuan Gizi dan tingkat Kecukupan Gizi terkait Pencegahan Anemia Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 5, Nomor 1, Januari 2017.
10. Khodijah, L., Nugraheni, S.A., Kartini, A. (2018). “Pendidikan Gizi Metode peer Educator Pencegahan Anemia Defisiensi Besi di Kota Semarang”. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Volume 6, Nomor 4, Agustus 2018.
11. Waluyo, Darmayanti., Hidayanty, H., Seweng, Arifin. (2018). Pengaruh Pendidikan Anemia terhadap Peningkatan Pengetahuan pada Anak Remaja SMA Negeri 21 Makassar. JKMM, Agustus 2018, Vol 1, No.3 : 301-306.
12. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). (2017). Jakarta : BKKBN, BPS, Kemenkes.
13. Menkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan No. 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak.
14. Sudargo, T., Kusmayanti, N. A., Hidayati, N. L. (2014). Defisiensi Yodium, Zat Besi, dan Kecerdasan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
15. Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI). (2012). Jakarta : BKKBN, BPS, Kemenkes, ICF International.
16. Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
17. Syakir, Sutrio. (2018). Pengaruh Intervensi Penyuluhan Gizi dengan Media Animasi terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap tentang Anemia pada Remaja Putri. Argipa. Vol 3, No.1.
18. Yuliati, Pramiadi, D., Rahayu, T., (2014). Efektivitas Penggunaan Edutainment Konseling Gizi terhadap Pemahaman Pemenuhan Gizi Seimbang pada Remaja Putri. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains. Tahun II, No.2, Desember 2014.
19. Kaur, Sukhdeep., Sangha, J. K. (2016). Effect of Iron Supplementation along with Vitamin C and Nutrition Counseling on the Anaemic Status of Adolescent Girls. International Journal of Health Sciences and Research. Vol. 6; Issue:5 ; May 2016.
20. Putri, K. M. (2018). Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Wilayah Kerja Puskesmas Paal Merah I Kota Jambi Tahun 2018. Scientia Journal. Vol 7 No. 01. Mei 2018.
21. Savitry, N.S.D., Arifin, S., Asnawati, A. (2017). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Niat Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Puteri. Jurnal Berkala Kedokteran. Vol.13, No.1, Februari 2017 : 113-118.
22. Risva, T. M., Suyatno, Rahfiludin, M. Z. (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kebiasaan Konsumsi Tablet Tambah Darah sebagai Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri (Studi pada Mahasiswa Tahun Pertama di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro)Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4. No. 3. April 2016.
23. Kuril, B. M., et al. (2016). Study of Adherence and Effect of Iron and Folic Acid Supplement on Haemoglobin Level among Adolescent Girl in Rural Area. International Journal of Community Medicine & Public Health. Vol. 3; Issue:4, April 2016.
Published
2021-11-30
How to Cite
Arniti, N., Septriana, S., & Nofiartika, F. (2021). Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Terhadap Pengetahuan, Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah, dan Kadar Hb pada Remaja Putri. Jurnal GIZIDO, 13(1 Mei), 1-6. https://doi.org/https://doi.org/10.47718/gizi.v13i1%20Mei.1171