PENGARUH PEMBERIAN PUDING PISANG SARI KEDELAI TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN (Hb) REMAJA PUTRI ANEMIA

  • Imelda Telisa Jurusan Gizi Poltekkes Palembang
  • Selly Oktaviani Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang
  • Yulianto Yulianto Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Palembang
Keywords: Anemia, Hemoglobin, Puding pisang sari kedelai

Abstract

Haemoglobin merupakan senyawa pembawa oksigen dalam tubuh yang terdapat pada sel darah merah. Kadar hemoglobin yang rendah dipengaruhi oleh asupan zat besi yang kurang, zat-zat yang memicu dan menghambat absorbsi. Kandungan hemoglobin yang rendah mengidentifikasikan terjadinya anemia yaitu kadar haemoglobin <12 g/dl. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian pudding pisang sari kedelai terhadap kadar haemoglobin (Hb) pada remaja putri anemia di SMAN 6 Palembang. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pretest and posttest with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi  kelas XI di SMAN 6 Palembang berjumlah 204 orang dan sampel penelitian sebanyak 68 orang yang diambil secara simple random sampling. Analisa data menggunakan uji t-dependent dan dilanjutkan menggunakan uji t-independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kenaikan rata-rata kadar hemoglobin responden pada kelompok perlakuan sebesar 1.5685 g/dl sedangkan rata-rata kadar haemoglobin responden pada kelompok kontrol sebesar 0.9510 g/dl. Hasil uji statistik didapatkan p value = 0.000, bahwa ada perbedaan kadar Hb sebelum dan sesudah intervensi. Ada pengaruh pemberian pudding pisang sari kedelai terhadap peningkatan kadar Hb pada anak remaja putri di SMAN 6 Palembang.

References

Ajeng Amalia dan Agustyas Tjiptaningrum. (2016). Diagnosis dan Tatalaksana Anemia defisisensi Besi. Medical Journal of Lampung University. 5. (5: 166 – 169).
Almatsier, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia. Jakarta.
Balibangkes. Riset Kesehatan Dasar 2013. (2013). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Choiriyah, E. W. (2015). Hubungan Tingkat Asupan Protein, Zat Besi dan Vitamin C dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Kelas X dan XI SMAN 1 Polokarto Kabupaten Sukoharjo. (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia) Retrieved from http://eprints.ums. ac.id/39695/1/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
Dinkes Sumsel. (2016). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.
Handayani, W., & Haribowo, A.S. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Hematologi. Salemba Medika. Jakarta.
Jourkesh Morteza. Sadri Iraj. Sahranavand Amineh. Ojagil Ali. & Dehyanpoori Mohammad. (2011). The Effects of Two Different doses of Antioxidant Vitamin C Supplementation on Bioenergetics Index in Male College Student. Journal of American Science. 7. (6: 852 – 858).
Mahardika N, Purna. & Zuraida Reni. (2016). Vitamin C pada Pisang Ambon (Musa paradisiaca S.) dan Anemia Defisiensi Besi. Medical Journal of Lampung University. 5. (4 : 124 – 127).
Masthalina Herta. Laraeni Yuli. & Dahlia Y, Putri. (2015). Pola Konsumsi (Faktor Inhibitor dan Enhancer Fe) terhadap Status Anemia Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 11 (1 : 80 – 86). http://dx.doi.org/10.15294/ kemas.v11i1.3516.
Resmi S. Latheef Fathima. & Vijayaraghavan, R. (2017). Correlation of Level of Haemoglobin with Iron and Vitamin C Among Adolescent Girls with Iron Deficiency Anemia Undergoing Nutritional Support Therapy. International Journal of Research in Ayurveda and Pharmacy. 8. (4: 77 – 81). doi: 10.7897/2277-4343.084219.
Sahana O, Nor. & Sumarmi Sri. (2015). Hubungan Asupan Mikronutrien dengan Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur (WUS). Media Gizi Indonesia. 10. (2 : 184 – 191). http://dx.doi.org/10.20473/mgi.v10i2.184-191
Sholicha C, Amaratus. & Muniroh Lailatul. (2019). Hubungan Asupan Zat Besi, Protein, Vitamin C dan Pola Menstruasi dengan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di SMAN 1 Manyar Gresik. Media Gizi Indonesia. 14. (2: 147–153). https://doi.org/10.204736/mgi.v14i2.147–153.
Soemadjo, D. (2009). Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran dan Program Strata 1 Fakultas Bioeksakta. EGC. Jakarta.
Sudoyo AW. Setyohadi B. Alwi I. Simadibrata M. Setiadi S. editors. (2009). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I Edisi IV. Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Jakarta.
Wardhany K. H. (2014). Khasiat Ajaib Pisang. Rapha Publising. Yogyakarta.
Published
2021-02-12
How to Cite
Telisa, I., Oktaviani, S., & Yulianto, Y. (2021). PENGARUH PEMBERIAN PUDING PISANG SARI KEDELAI TERHADAP KADAR HAEMOGLOBIN (Hb) REMAJA PUTRI ANEMIA. Jurnal GIZIDO, 12(2), 72-79. https://doi.org/https://doi.org/10.47718/gizi.v12i2.1105